Selama ini aku hanya bertahan pada keyakinanku, iya… keyakinan untuk kelak dapat membangun istana bersamamu, untuk tetap menyayangimu, meskipun aku tau, ini tak mudah untuk kita lalui. Tapi, bahagiaku itu adalah kamu, senyumku adalah kamu, penyemangatku adalah kamu. Dan hidupku adalah kamu. Maka, tidak ada alasan bagiku untuk berhenti menyayangimu sesulit apapun yang harus aku hadapi akan aku lewati.

Aku kuat kerana kehadiranmu, bohong jika aku mengatakan aku tidak bahagia bersamamu, kebahagian dan jatuh cinta setiap harinya selalu aku rasakan disela hembusan nafasku, nafasku yang ku hirup beriringan dengan kasih sayangmu yang selalu menemani ketenanganku. Semangatmu yang selalu memberikan pelangi keindahan di hatiku dan perhatianmu yang selalu memberikan ketenangan disetiap waktu yang ku lewati.

Aku tak pernah mengira menyayangimu sebesar dan seyakin ini, aku tau ini tak mudah, bahkan aku dan kamu tak pernah membayangkan sebelumnya. Tapi inilah takdir, ini garis kehidupanku yang telah ditulis Sang Pencipta sehingga aku dan kamu bisa memiliki rasa sayang seindah dan luar biasa yang belum pernah aku rasakan. Aku hanya ingin selalu bersamamu, aku hanya ingin kisah kita berujung bahagia. Aku tau sayang, perjalanan kita mungkin tak akan semudah mereka, tak akan semulus yang kita fikirkan.

Tapi bukankah aku dan kamu memiliki keinginan dan harapan yang sama "hidup bersama selamanya tanpa ada jarak antara kita seperti saat ini". Tetaplah bersamaku, aku memerlukan keyakinanmu, aku perlukan kamu untuk raih semua rencana-rencana yang telah kita rancang bersama. Bukankah Tuhan kita tak pernah tidur, dan kita selalu percaya bahwa DIA selalu mendengar doa-doa kita. Aku yakin, segala yang terasa sulit akan lebih mudah dihadapi jika kita bersama.

Sedarkah, aku dan kamu masih tetap bertahan meski semuanya tidak mudah untuk kita lalui, terlebih dengan jarak yang begitu jauh membentang diantara kita. Ketika rindu perlahan datang dan sedikit demi sedikit rindu itu menjadi bukit. Kata orang rindu itu akan sembuh dengan pertemuan, tapi nyatanya pertemuan itu tidak semudah yang kita bayangkan. Kita berlindung pada rindu yang terus membanjiri dengan doa.

Iya, namamu tak pernah alpa kusebut dalam setiap Doaku. Aku menghapus rinduku dengan mendokanmu agar semua tetap teguh seperti apa yang aku harapkan, seperti harapan dan keinginan kita. Doa adalah caraku memelukmu dari sini, doa adalah caraku meyakinkan tuhan jika aku bahagia ketika bersamamu, aku selalu yakin dan percaya tuhan mendengar doa ku..

Tuhan tau apa yang terbaik untuk kita, Tuhan tau alasan mengapa kita dipersatukan dengan hal yang tidak biasa seperti ini. Tuhan begitu menguji kesabaran dan kesetiaan dalam kisah yang kita lalui kali ini.

Saat-saat ini,

Bagiku melepas rindu dengan mendengar suaramu saja sudah cukup, meski terkadang aku tersudut ketika ingin memelukmu dan sekedar duduk bersama saling melepas rindu, lagi dan lagi aku harus bersabar menunggu waktu pertemuan itu datang. Tak akan pernah ada kata lelah untuk menunggumu, Aku akan selalu sabar untuk kamu dan untuk kita. Kesabaran ku adalah bentuk pengakuanku jika memang kebagiaanku adalah kamu. Kesabaranku adalah bukti ketulusan jika aku menyayangimu dan menginginkanmu. Kesabaranku adalah bukti kesetiaanku dalam menunggu hadirmu disampingku.

Setiap kata yang terucap darimu adalah ketenangan dan kebahagiaan tersendiri untukku, bahkan sumber semangat bagiku.

Aku sedar jalan kita masih panjang, banyak aral dan liku yang harus kita lewati bersama. Hanya dengan bersamamu, aku bisa. Hanya dengan bersamamu, aku kuat. Jalan yang kita lewati tak akan selamanya lancar dan tenang, cubaan dan permasalahan pasti ada menjadi batu kerikil dalam perjalanan kisah kita. Jika kita berdua mampu percaya dan menjaga keutuhan yang telah kita bangun, semuanya akan baik-baik saja.(InsyaAllah) Doa, hanya itu yang kamu dan aku panjatkan. Aku hanya memerlukan kamu untuk menggenggam tanganku lalu berjalan bersama mencari tujuan dari perjalanan panjang yang kita lalui, tujuan yang menjadi mimpi kita berdua adalah sama-sama menjadi cinta terakhir.

Dalam perjalanan hidupku, kamu adalah kisah yang tak mungkin aku lupakan. Cinta yang mungkin tidak akan pernah aku rasakan lagi selain bersamamu. Hariku akan sepi jika tanpa tawamu, semangatku berkurang jika tanpa lirih suaramu. Aku bertahan atas keinginan dan kepercayaan hatiku, aku bertahan kerana aku ingin kamu menjadi tempat terakhir dari perjalanan panjangku. Kerana aku yakin kita bisa mampu melewati semua.

Terima kasih untuk hadirmu, untuk semangatmu, dan doamu untukku.

👉💞🌹🌷💞👈
   (MÿÇîñťāHāťï)
 (ÇïñťāHąťīÃwäk)

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Semalam